Tinggal di kota tape, malah membuatku tak pernah terpikir akan sesuatu. Malam ini, Aku memakan sepotong tape singkong. Terlintas cerita lama yang hampir aku lupakan.
Ketika kecil, kami jarang sekali jajan. Bahkan ketika sekolah. Umi memang mewajibkan kami untuk sarapan sebelum sekolah. Meski waktu amat terdesak. Umi dengan telaten menyuapi kami yang ribut dengan urusan kami masing masing. Mengerjakan PR, Menyetrika baju, Mencari kaos kaki yang hilang. Kami kurag disiplin. Jadi setiap pagi harus kacau keadaannya. Tapi umi tetap sigap dengan satu piring sarapan untuk kami. Kami giliran menyerahkan mulut kami untuk disuapi. Dan hal itu membuat kami jarang sekali jajan. Kami sudah kenyang dengan sarapan. Mungkin sesekali ketika olahraga. Umi hanya mebawakan sebotol air minum dan uang 300 - 500 rupiah. Itu cukup.Kebiasaan tidak jajan di sekolah, juga tetap menjadi kebiasaan kami di rumah. Kata umi, kalau lapar, ya makan nasi. Tapi, terlepas dari hal itu, Umi sering membuatkan kami makanan. Kue kaca mata, agar-agar, Jelly, Bubur sum-sum, cilok, pisang goreng, tepug terigu goreng, gethuk singkong, bolu kukus, piscok. Apa saja yang bisa diolah. Tanpa jajan di rumah, juga tidak menyedihkan sekali kok....
Dan salah satu buatan umi adalah tape ketan.Ya...setelah memberi warna ketan dan diberi ragi, biasanya umi memasukkan ketan itu kedalam toples kaca yang berat. Kami menyebutnya dengan lodong. Warnanya putih transparan. Dilapisi potongan daun pisang. Setelah ditutup rapat-rapat. Umi memasukkan di bawah kolong kamar kami. Kata umi, tape akan jadi kalau diletakkan di tempat yang gelap. Tapi dulu, kami sangat penasaran. Bangun tidur lihat ke kolong, Sebelum berangkat sekolah, melihat kolong lagi. Pulang sekolah melihat ke kolong. Setiap kami ingat tentang toples tape, kami sempatkan untuk melihat. Terkadang tanpa sepengetahuan umi, kami sengaja membuka tutup toples diam-diam. Sungguh tidak sabar. Sampai akhirnya tape itu jadi. Dan kami bisa menikmatinya. Aku tak tahu apakah menurut orang tape itu enak atau tidak. Yang aku tahu, tape itu amat sangat nikmat. Dan menyenangkan ketika menantinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar